Thursday, February 2, 2017

Cara Menanam Bayam Hidroponik

Bayam merupakan sayuran hijau yang amat sering dijumpai di Indonesia. Seperti halnya kentang, sayuran ini dijadikan sebagai sumber vitamin dan pemenuhan gizi yang berfungsi mencegah berbagai penyakit, menyehatkan, bahkan meningkatkan energi.

Dengan berbagai khasiat yang dimilikinya, membuat sayuran ini banyak diminati oleh orang-orang sebagai bahan pangan. Tentu pastinya Anda juga ingin dong menanam bayam? Tak ada salahnya Anda memanfaatkan perkarangan di rumah Anda untuk menanam sayuran ini.

Tapi, kadang kala terdapat kendala tanah yang tidak subur. Tenang, Anda tidak harus khawatir selagi ada kemauan pasti ada jalan. Yaitu, Anda dapat menanamnya menggunakan teknik hidroponik. Teknik Hidroponik adalah suatu teknik bercocok tanam tanpa menggunakan tanah melainkan menggunakan air sebagai pengganti tanah. Bagi yang masih memiliki kendala dalam menanam tanaman yang satu ini, Anda mungkin bisa mencoba dengan cara hidroponik? Selain praktis, tentunya juga mudah. Yuk simak cara menanam dengan teknik ini.

Tahap 1 : Penyamaian



  1. Siapkan benih bayam terlebih dahulu. Jumlah benihnya sesuai keinginan Anda yang ingin menanamnya. Jika sudah siap, rendam benih pada air hangat sekitar 1 jam. Supaya bisa mendapatkan kulit benih yang lunak.
  2. Selanjutnya. Siapkan tempat bercocok tanam hidroponik seperti rockwool. Rockwool dibuat dengan memotong menjadi bentuk dadu dengan ukuran 2 x 2 cm lalu di susun dalam baki/nampan yang khusus bagi tahap penyamaian.
  3. Setelah itu, Rockwool yang sudah di potong dilubangi menggunakan lidi atau juga tusuk gigi. Ukuran lubang dapat disesuaikan serupa ukuran benih yang nantinya akan disemai. 
  4. Setelah Rockwool telah siap. Anda dapat memasukkan benih yang sudah di rendam ke lubang rockwool. Setiap lubang 1 benih. Jika sudah diisi semuanya Anda dapat menyiram rockwool menggunakan air bersih. Usahakan dilakukan berlahan agar rockwool basah secara merata dan jangan sampai memiliki genangan air pada nampan.
  5. Selanjutnya, simpan nampan tersebut di daerah yang teduh serta kering. Tutup nampan atau baki semai dengan plastik hitam. Biarkan sampai 48 jam hingga benih berkecambah. Selanjutnya, pindahkan nampan pada tempat yang memiliki sinar matahari. Usahakan, sekitar pukul 06.00 hingga 10.00 pagi. 
  6. Selanjutnya, lakukan perawatan pada bibit tanaman dengan menjaga kelembaban pada media semai. Usahakan,  bibit tidak kering. Hal ini dilaksanakan, setidaknya hingga bibit memiliki 4 daun dan siap ditanam.

Tahap 2 : Penyiapan Media



  1. Siapkan box stereofoam atau box air yang memiliki tinggi sekurangnya 30 cm. 
  2. Selanjutnya, buat penutup box dengan stereofoam tipis/stereofoam lembaran yang ukuran panjang serta lebar disesuaikan serupa box air tersebut. Lalu, buatlah lubang di stereofoam yang akan digunakan sebagai penutup dengan diameter 5cm dengan jarak antar lubang 10cm.
  3. Bila sudah siap. Anda dapat mengisi box menggunakan cairan nutrisi. Anda bisa menggunakan cairan nutrisi berupa AB mix yang khusus untuk tanaman hidroponik yang tersedia pada toko pertanian. Untuk cairan nutrisinya campurkan Mix A dengan Mix B sebanyak 5 ml bersama air 1 liter.

Tahap 3 : Penanaman



  1. Siapkan net pot atau gelas plastik. Lalu pindahkan bibit ke dalamnya. 
  2. Selanjutnya. Masukkannya ke lubang penutup yang telah Anda buat menggunakan stereofoam. Dengan posisi bibit lebih tinggi dari stereofoam penutup. Juga, pastikan akar bibit menyentuh cairan nutrisi
  3. Siram dengan air yang secukupnya pada seluruh bibit.
  4. Taruh box air di perkarangan rumah. Dan usahakan seluruh tanaman mengenai sinar matahari.

Tahap 4 : Pemeliharaan Serta Perawatan



Penyiraman : Lakukan penyiraman yang rutin tapi jangan sampai ada genangan air. Juga,  jaga agar tanaman tidak kekeringan. 
Penyiangan :  Penyiangan dilakukan agar membersihkan gulma atau rumput liar pada sekitar tanaman. Lakukan penyiangan supaya tidak memicu munculnya hama serta penyakit, seperti lalat buah
Pemanenan : Anda dapat memanen bayam saat sudah berusia 25 hari setelah penanaman. Cara memanen dilakukan secara langsung yaitu dengan mencabuti satu persatu secara perlahan-lahan.
Share:

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air

Hidroponik merupakan teknik bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah melainkan air. Teknik bercocok tanam ini begitu populer di kalangan masyarakat perkotaan bagi yang ingin menanam tapi tidak memiliki lahan berupa tanah.

Cara ini sangat digemari oleh masyarakat karena caranya yang dapat menggunakan benda bekas dan dapat ditaruh di manapun. Namun, di lain hal Anda juga harus memperhatikan berbagai hal jika Anda ingin melakukan cara ini. Pertama, dalam pemberian nutrisi yang harus tepat, cahaya matahari, dan temperatur di sekitar tanaman. 

Sebenarnya ada beberapa jenis cara dalam bercocok tanam menggunakan cara ini. Tapi yang paling sering di gunakan ialah dua. Diantaranya kedua cara tersebut sebagai berikut:

1. Cara NFT (Nutrient Film Technique)


Cara Nutrien Film Technique satu ini merupakan cara yang populer di berbagai negara. Yang memiliki konsep utama menanam dengan akar tumbuhannya berada pada bagian nutrisi tapi tidak dalam. Dan juga tetap memperhatikan sirkulasinya agar tumbuhan mendapatkan nutrisi secara tetap. Dengan oksigen serta air yang tentunya tercukupi bagi tanaman.
Peralatan yang paling mendasari yang dibutuhkan dalam menggunakan teknik menanam hidroponik dengan cara Nutrien Film Technique adalah tangki di fungsikan sebagai penampung. Pipa/talang serta pompa. Cara membuat tempat untuk menanam dengan teknik hidroponik menggunakan cara NFT ini, dasarnya dengan menyusun beberapa pipa yang dipersiapkan sebagai tempat menanam tanaman. Tak lupa ditambah bak penampung pada bagian lebih rendah dan pada bagian tingginya diberikan sanggahan dengan tiang tertentu. Setelahnya Anda hanya tinggal memasang pompa supaya mengalirkan air nutrisi supaya alirannya menjadi lebih maksimal.

2. Cara WICK


Cara menanam dengan teknik Hidroponik yang kali ini tidak kalah terkenal dengan cara yang satunya ialah WICK. Cara ini amat digemari oleh banyak orang karena selain mudah dapat di buat sendiri. Tentunya tidak mengherankan untuk orang yang baru dalam menanam menggunakan teknik hidroponik menggunakan cara ini. Selain itu, benda benda yang diperlukan untuk menggunakan cara ini sangat gampang didapatkan. Bahkan Anda dapat menggunakan bahan bekas yang mungkin sudah tidak terpakai lagi. Karena daripada membuangnya sebaiknya di manfaatkan sebagai benda berguna bukan?
Bahan-bahan tersebut ialah botol air mineral yang berukuran besar, alat pemotong berupa gunting atau pisau dsb, alat untuk membuat lubang dapat berupa solder juga dapat menggunakan paku, sumbu kompor ataupun kain flanel. Serta sebagai media tanamnya, sesuka Anda ingin menggunakan apa, dan yang tak kalah penting ialah air nutrisinya untuk tanaman.

Caranya :
  1. Pertama yang harus Anda lakukan ialah memotong botol bekas hingga menjadi dua bagian lalu beri lubang di bagian tutup botol.
  2. Satukan kedua bagian botol tersebut. 
  3. Pasang sumbu/Kain flanel pada bagian lubang tutup botol dan pastikan bahwa sumbu ataupun kain flanel dapat menyerap nutrisi pada botol bagian bawah. 
  4. Tanam bibit tumbuhan yang telah Anda tentukan pada bagian di atas botol
  5. Masukkan bagian di bawah botol dengan nutrisi dan alat untuk menanam hidroponik Anda siap untuk di pakai.

Seperti itulah kedua cara menanam hidroponik menggunakan media air yang paling populer juga sering digunakan oleh masyarakat di seluruh penjuru dunia. Tidak ada salahnya jika Anda melakukan kegiatan ini untuk mengisi waktu luang, selain merupakan kegiatan positif tentunya waktu Anda tidak terbuang sia-sia bukan? Juga keuntungannya Anda bisa memperindah suasana rumah Anda dengan tanaman. Silahkan mencoba.
Share:

Wednesday, February 1, 2017

Jual Bibit Tanaman Buah Online

Tanaman adalah jenis organisme dengan pembudidayaannya dilakukan dalam suatu ruangan, atau bisa melalui media lainnya dalam pencapaian manfaat pada saat tahap pertumbuhan. Keuntungan dari tanaman buah sangatlah beragam sesuai anekanya. Buah merupakan salah satu organ yang dimiliki oleh tumbuhan sebagai pembungkus dan pelindung biji. Dengan aneka bentuk buah yang dihasilkan dari tumbuhan atau tanaman memiliki fungsi khusus yaitu sebagai pemencar biji.

Tanaman buah adalah salah satu jenis tanaman yang menghasilkan buah sebagai unsur pokoknya. Dalam kebutuhan sektor pangan dan industri, buah mempunyai nilai ekonomi, karena kandungan didalamnya dapat memenuhi kebutuhan gizi makhluk hidup. Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan sebagainya yang terkandung dalam buah sangat berguna bagi pemenuhan kebutuhan.

Tanaman buah yang cepat tumbuh pada hakekatnya semua jenis tanaman bisa menghasilkan buah dengan cepat, tapi tetap saja untuk mendapatkan hasil yang cepat tentunya tergantung pada cara perawatannya yang di imbangi dengan ilmu pembudidayaan tanaman buah pastinya. Selain itu, pembelian bibit unggul pun perlu diperhatikan. Jika pemilihan bibit serta perawatan yang dilakukan asal-asalan, maka jangan heran jika hasil yang akan didapatkan juga asal-asalan dan tidak sesuai dengan keinginan.

Jangan menyalahkan tanamannya jika hasilnya tidak sesuai, karena semua kembali pada diri kita sendiri. Contoh tanaman buah yang cepat tumbuh seperti buah naga, buah salak, dan lain sebagainya. Jika Anda ingin mencari bibit unggul untuk tanaman buah silahkan kunjungi link ini.


Ada beberapa tips untuk Anda agar tanaman buah Anda cepat berbuah, yakni sebagai berikut :

  1. Saat akan melakukan penyiraman pada tanaman buah, pastikan sinar matahari terarah tepat pada bagian atas tanaman yang hendak disiram. 
  2. Dalam melakukan pengairan, hendak digunakan air bersih atau juga bisa air hujan. Hal ini bertujuan agar buah yang di hasilkan akan berukuran besar.
  3. Lakukan penyambungan dan penyangkokan agar menghasilkan buah yang manis rasanya.
  4. Pelukaan batang bisa dilakukan untuk menghasilkan buah yang lebat dan cepat. Tetapi jika cara ini tidak berhasil malah dapat membahayakan tanaman buah itu sendiri karena berakibat tanaman tidak akan berbuah, jadi lakukan dengan hati-hati agar tidak berakibat fatal.

Sedangkan, alasan mengapa tanaman Anda lambat berbuah adalah sebagai berikut :

  1. Jenis tanaman pilihan Anda belum mencapai umur untuk melakukan pembuahan.
  2. Pemberian pupuk Nitrogen terlalu berlebihan, sehingga berakibat tanaman lambat tumbuh.
  3. Kekurangan cahaya untuk melakukan proses fotosintesis 
  4. Tanaman yang Anda tanam tergolong jenis pohon berbunga betina sehingga harus ada pohon berbunga jantan yang tumbuh disekitarnya.
  5. Tanaman bisa menjadi mandul dikarenakan terjadi faktor mutasi gen.
  6. Penyemproran pupuk tidak teratur
  7. Waktu saat pematangan antara bunga betina dan jantan tidak bersamaan.
  8. Kekurangan nitrogen dan air di dalam tanah.
  9. Batang bagian bawahnya memiliki bibit okulasi kurang baik.
  10. Serta adanya serangan penyakit dan hama pada tanaman buah.
  11. Kerasnya curah hujan, angin terlalu kencang, musim kemarau panjang, dan lain sebagainya.

Demikian alasan mengapa tanaman bisa lambat berbuah. Untuk itu sebaiknya hal-hal di atas harus selalu diperhatikan agar hasilnya sesuai dengan keinginan Anda. Jangan bosan-bosan dalam perawatannya karena toh juga hasilnya akan memuaskan bagi Anda.

Dan untuk Anda yang berminat menanam tanaman buah, jangan lupa kunjungi website bibitbunga.com karena di dalamnya terdapat banyak penawaran menarik seputar tanaman buah. Semoga bermanfaat untuk Anda.
Share:

Tanaman Hias Berdaun Lebar

Salah satu cara untuk mempertahankan kualitas udara dan membuat suasana asri yaitu dengan memelihara tanaman. Seperti halnya tanaman hias berdaun lebar yang dapat digunakan sebagai hiasan di rumah anda. Tanaman ini kerap kali dijadikan hiasan karena keunikan bentuk daunnya yang tentunya cantik dan indah. Selain indah juga dapat membuat suasana asri di sekitar, tak ada salahnya Anda menghias rumah Anda dengan tanaman ini bukan?

Dalam artikel ini saya akan menjelaskan beberapa macam tanaman hias berdaun lebar yang mungkin cocok dengan Anda.

1. Keladi Red Star


Sesuai namanya, tumbuhan yang satu ini mempunyai daun yang sangat cantik dengan warna merah. Bentuk daunnya lebar dengan warna hijau yang berpadu dengan warna merah. Kombinasi warna keduanya tentunya sangat menarik perhatian dari mata yang memandang. Tidak heran jika banyak orang menyukai tanaman hias ini. Mungkin Anda dapat memeliharanya dirumah. 

2. Dieffenbachia


Mungkin untuk mengucapkan namanya terasa sulit. Tapi, bagi orang Jawa tanaman yang satu ini kerap di sebut sebagai beras kutah. Alasannya karna daunnya yang hijau memiliki bercak putih. Tanaman ini termasuk sebagai tanaman hias berdaun lebar. Namun, perlu diperhatikan, salah satu tanaman ini memiliki getah di daun yang dapat membuat gatal-gatal. Untuk itu sebaiknya Anda mengawasi anak-anak dari tanaman ini. Tanaman ini dapat diletakkan di mana pun,  baik dalam maupun luar.

3. Kadaka


Tanaman hias ini termasuk jenis salah satu tanaman yaitu tanaman pakis. Tapi daunnya lebih besar serta panjang dan daunnya tebal. Tanaman ini kerap di temui di hutan. Dulu tanaman ini gratis, ya gratis. Tapi sekarang banyak sudah banyak yang mengincar tanaman ini. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman khas Indonesia. Semakin menarik bentuk daunnya, maka harganya akan semakin mahal.

4. Kuping Gajah


Tanaman hias satu ini merupakan tanaman hias berdaun lebar yang populer oleh pecinta tanaman. Hal ini dikarenakan bentuk daunnya yang menarik perhatian akan keunikannya. Tanaman ini memiliki tulang daun dengan ukuran besar serta daunnya yang lebar membuat tanaman ini kerap dijuluki Kuping Gajah cocok untuk Anda yang menyukai tanaman hias berdaun lebar. Karena tidak memerlukan banyak cahaya matahari, tanaman dapat Anda taruh pada teras rumah.

5. Pohon Ketapang



Daun tanaman ini cukup lebar. Dengan diameter yang bisa melebihi 20cm. Cocok untuk Anda penyuka tanaman hias berdaun lebar. Tanaman yang termasuk sebagai tumbuhan tropis ini, cocok untuk ditanam di negara Indonesia. Bahkan ada yang menanam tanaman ini hingga 2 tahun bertumbuh lebat, walaupun ada juga di antaranya yang mati. Untuk itu Anda perlu memperhatikan tanah tanaman ini, saat sudah mulai kering siram secukupnya dan setiap 2 bulan sekali berikanlah pupuk. Pohon ketapang yang lebat cocok sebagai tampias cahaya matahari. Dilain hal Anda perlu memperhatikan pemangkasan tanaman ini karna tanaman ini dapat tumbuh sekitar 2 meter.

6. Pisang


Anda dapat menggunakan pisang asli ataupun pisang hias. Tapi untuk nilai keindahan tentunya lebih estetis serta rapi dengan menggunakan pisang hias. Karna akan jauh berbeda dari nilai estetis yang anda pikirkan jika nanti Anda menggunakan pisang asli yang daunnya jelek dan mudah layu. Bibit yang mudah dapat dipindahkan pada pot yang terdapat tanah humus. Jika perlu, Anda dapat memberikan nutrisi bonsai agar tanaman hias satu ini jadi kerdil. Dilain hal tanaman ini mudah tumbuh bila terkena sinar matahari.
Share:

Tuesday, January 31, 2017

Tanaman Hias Dalam Ruangan

Bagi para pecinta tanaman tentunya harus memiliki tanaman hias. Tentu pastinya akan merasa janggal bukan bila tidak memiliki tanaman hias di rumah? Selain dapat menjaga sirkulasi udara juga dapat memberikan suasana asri di rumah Anda, membuat ingin berlama-lama dirumah.

Dalam tanaman hias ada tanaman hias indoor maupun outdoor, tapi kali ini saya akan merekomendasikan tanaman hias indoor yang mungkin cocok bagi Anda sebagai penghias ruangan. Agar ruangan Anda tampak lebih indah dan cantik karna memiliki nilai estetis tersendiri.

1. Spider Plant


Spider Plant atau Chlorophytum Comosum. Tumbuhan yang diketahui dari Afrika ini kini sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia. Tinggi tumbuhan ini diketahui sekitar 60 cm. Tanaman hias ini dapat di tanam pada pot dan ditaruh dalam ruangan, cocok untuk Anda yang berkeinginan untuk menata ruangan Anda dengan tanaman hias. Selain dapat menjaga sirkulasi udara tentunya juga dapat memberikan nilai estetis tersendiri.

2. Beringin


Beringin atau biasa disebut pohon ara, biasanya tumbuhan ini di tanam dalam pot. Di lain hal, pohon ini menurut NASA mampu menjaga sirkulasi udara dalam ruangan yang paling utamanya dalam hal menyerap polutan yang terkait karpet serta furniture berupa formaldehida, benzena serta trichloroethylene.

3. English ivy

English ivy atau biasa dikenal European ivy. Tumbuhan ini merupakan tanaman hias yang familinya Araliaceae asli dari Eropa juga Asia Barat. Cocok untuk Anda yang ingin meletakkannya di meja atau di ruang tamu sebagai hiasan indoor yang menarik.

4. Lidah Mertua


Eit, mertua? Pastinya kalau mendengar kata mertua pasti bakalan kebayang sosok orang tua si doi, apalagi mertua yang galak minta ampun mendengarnya saja pasti takut. Tapi kali ini bukan mertua itu yang menjadi bahan pembicaraan kita. Melainkan tanaman hias Lidah Mertua atau nama lainnya Snake Plant. Tanaman ini mempunyai fungsi tersendiri yaitu sebagai penyerap racun, bentuknya yang khas juga membuatnya mudah dikenali. Cocok untuk di taruh di dalam ruangan selain sebagai hiasan juga sebagai penyerap racun.

5. Gerber Daisy


Gerber Daisy atau Gerbera Jamesonii ini biasa dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai Herbras. Tumbuhan ini berasal dari Afrika Selatan. Mempunyai bunga yang berwarna-warni yang biasanya digunakam sebagai bunga potong dengan bunga mawar, anyelir, maupun seruni. Tanaman ini cocok di taruh di kamar tidur atau kamar mandi, serta ruang mencuci karena mempunyai kegunaan dalam menghilangkan trichloroethylene.

6. Evergreen Cina


Evergreen Cina atau Aglaonema Crispum. Di Indonesia biasa dikenal sebagai Sri Rejeki. Tanaman ini mudah dalam perawatannya serta mempunyai kegunaan sebagai pembersih udara ruangan dari polutan serta racun.

7. Krisan


Krisan atau biasa dikenal sebagai Seruni merupakan bunga berwarna-warni yang bahasa Inggrisnya disebut sebagai Florist's Daisy juga Hardy Garden mum. Jika ditanam dalam pot ia mampu tumbuh sampai 90 cm. Tumbuhan ini mempunyai harum yang enak dicium membuat Anda ingin berlama-lama dengan harum bunganya.

Bagaimana? Tertarik untuk memiliki bunga-bunga di atas sebagai penghias ruangan? Tentunya Anda disarankan memiliki setidaknya salah satu di antara mereka sebagai penghias ruangan karena dapat memberi nilai estetis tersendiri, selain indah juga cantik tentunya akan membuat Anda merasa nyaman di rumah dan ingin berlama-lama. Dengan sedikit hiasan tanaman hias dalam ruangan tentunya akan memperindah suasana di rumah Anda.
Share:

Tanaman Hias Murah Dan Cantik

Kehidupan manusia tak pernah bisa terlepas dari keindahan dan kesejukan, sehingga para ahli beranggapan orang-orang yang kadang melihat tanaman memiliki pola pikir yang terbatas. Mengapa bisa di anggap demikian ya? Jawabannya sangatlah mudah. Tanaman sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup manusia, karena selain memperindah suasana, tanaman juga menghasilkan oksigen untuk organ pernapasan manusia.

Bagi para pencinta tanaman pastinya sudah mengenal tanaman hias bukan? Dan untuk yang baru dalam hal berkebun atau sekedar dijadikan hobi dapat dianjurkan untuk menanam tanaman hias, selain dapat mengisi waktu luang tentunya dengan menanam tanaman hias dapat memperindah suasana disekitar.

Dari namanya saja sudah tanaman hias, sudah pasti bentuknya cantik. Apalagi kalau harganya terjangkau sesuai isi dompet ya, makin senang pastinya. Dibawah ini adalah beberapa tanaman hias dengan harga yang relatif murah.

1. Ruellia Ungu


Ruellia ungu atau Mexica petunia. selain merupakan tanaman hias dapat juga dijadikan tanaman obat juga sebagai penutup tanah berupa rumput. Tanaman yang berasal dari Meksiko ini dapat tumbuh dengan cahaya matahari yang menyeluruh atau sebagian. Tanaman ini juga dapat dijadikan sebagai tanaman pembatas yang cocok dengan kondisi tanah yang lembab. Untuk harganya tentunya terjangkau, sekitar 18.000 hingga 25.000 rupiah kamu sudah bisa mendapatkan tanaman ini.

2. Mawar


Siapa yang tidak kenal dengan tanaman ini? Selain sering digunakan sebagai ekspresi rasa kasih sayang, tanaman ini juga dapat dijadikan sebagai tanaman hias loh. Tanaman hias ini dapat tumbuh di berbagai iklim. Juga perawatannya mudah yang pastinya bagus untuk dilakukan bagi para pencinta tanaman yang baru dalam hal berkebun. Untuk harganya sekitar 20.000 hingga 50.000 rupiah kita sudah dapat memperindah pemandangan.

3. Bougenvinlle


Bunga yang berasal dari Brasil ini memiliki jenis warna-warni yang cerah, diantaranya merah muda, kuning, putih, dan oranye. Untuk harganya sekitar 30.000 rupiah.

4. Melati


Selain Mawar, bunga ini cukup terkenal di Indonesia. Keindahan salah satu tanaman hias ini terlihat dari bentuknya. Selain indah dari bentuknya bunga Melati juga memiliki aroma yang harum. Di berbagai daerah tertentu bunga ini sering dijadikan sebagai bunga untuk ritual upacara keadatan atau upacara tradisional. Bunga yang melambangkan 'Keindahan' ini. Untuk harga bibitnya sekitar 5.000, sangat murah bukan untuk para pecinta tanaman hias?

5. Lollipop


Tanaman Lollipop atau Pachystachyslutea. Bunga yang biasanya disebut bunga Lili ini berasal dari Peru. Yang dapat tumbuh di iklim rendah juga sedang. Tanaman ini cocok di tanam di dataran rendah juga sedang seperti di Indonesia. Juga dapat beradaptasi di tempat baru tapi harus disinari oleh cahaya matahari.  Untuk harganya sekitar 20.000 rupiah.

6. Anggrek


Anggrek atau yang sering dijuluki "puspa pesona" ini. Merupakan bunga khas dari Indonesia. Di Indonesia bunga ini memiliki lambang sebagai pernyataan rasa cinta, sempurna, dan kemewahan. Untuk harga satu bibitnya, biasanya 30.000 rupiah.

7. Kamboja


Bunga Kamboja atau bunga bernama Adenium ini adalah bunga yang sering dijumpai oleh berbagai mata di rumah, tentunya sebagai tanaman hias. Bunga yang seringkali dijadikan sebagai penghias rambut ini memiliki harga sekitar 25.000 rupiah.

Nah, cocok khan sesuai isi dompet kamu, apalagi bagi kamu yang lagi ngirit. Apakah kamu tertarik untuk menanam Tanaman Hias?  Selain murah tentunya tanaman-tanaman tersebut cantik bukan. Selamat mencoba.
Share:

Monday, January 30, 2017

Jual Benih Bunga Import

Bagi para pecinta bunga tentunya akan merasa janggal jika tidak memiliki tanaman hias. Ya, tanaman satu ini tentunya amat diminati oleh kalangan pecinta bunga sebagai pemberi nilai estetis tersendiri. Dengan kecantikan tanaman hias tentunya memberikan sensasi tersendiri yang dapat membuat Anda ingin berlama-lama karena suasananya. Tak kalah cantiknya dengan benih bunga import.

Benih bunga kali ini juga tak kalah cantik dengan benih bunga biasanya bila sudah bertumbuh, benih bunga import sendiri merupakan benih bunga yang berasal dari luar negeri yang berkualitas. Tapi mendengar kata import pasti Anda sudah berpikir bahwa benih bunga kali ini 'mahal' bukan? apalagi mendengar kata import pasti Anda berpikir bunga itu berada di luar negeri, mungkin juga Anda berpikir harus jauh-jauh keluar negeri hanya untuk membeli bunga? Tentunya Anda ingin menghemat dompet dong? Tenang saja, daripada Anda harus jauh jauh pergi keluar negeri dan membuang uang karna harganya yang selangit benih bunga kali ini mempunyai harga yang terjangkau jadi Anda tidak perlu khawatir.

Bunga Import Spirder Plant

Bunga import tentunya mempunyai nilai estetis tersendiri, tidak heran banyak orang yang amat meminati bunga import dan memburunya. Selain karna kecantikan tentunya juga indah sehingga membuat kelebihan tersendiri karena banyak dikenal oleh orang-orang dan juga menjadi daya tarik apabila dijadikan hiasan di acara-acara, seperti acara pernikahan, kondangan, ulang tahun. Jadi tidak ada salahnya bukan jika Anda menghias suasana dengan bunga ini?

Pastinya Anda tertarik dong untuk memiliki benih bunga ini? Tapi mungkin Anda masih bingung untuk mendapatkan benih bunga import, bahkan Anda pastinya berpikir harus repot-repot hanya demi sebuah bunga? Tenang saja Anda tidak perlu khawatir. Kekhawatiran Anda akan terjawab setelah mengunjungi link ini.

Untuk perbedaan antara bunga import dengan bunga lokal, yaitu walaupun bunga lokal tak kalah berkualitas pastinya bunga import juga tidak kalah kualitasnya dengan bunga lokal. Selain banyak dikenal oleh orang-orang pastinya menjadi daya tarik tersendiri bagi mata yang memandang. Bunga import memang sangatlah diunggulkan dengan keawetan dan kuat dalam penempatannya di luar ruangan maupun dalam ruangan yang membuatnya amat senang diminati.

Bunga English Ivy

Lain dengan bunga lokal yang tetap fresh tapi masih memiliki kekurangan dalam penempatannya di luar maupun dalam yang akan cepat layu. Makanya butuh perawatan yang ekstra hati-hati untuk bunga lokal walaupun beberapa diantaranya ada bunga lokal yang mirip dengan bunga import. Tapi apa salahnya jika Anda memiliki setidaknya salah satu dari benih bunga import, contohnya seperti Spider Plant yang tak kalah cantik dengan bunga lokal juga memiliki fungsi tersendiri dalam sirkulasi udara, English Ivy yang cocok untuk ditaruh di meja dan ruang tamu, Gerber Daisy yang mempunyai berbagai warna yang indah juga cocok sebagai bunga potong untuk menemani bunga mawar.

Anda harus memahami terlebih dahulu cara penanamannya sebelum melakukan pembelian benih agar tidak salah dalam melakukan penanaman. Tapi tidak perlu khawatir juga karena biasanya dalam paket benih bunga import sudah di lengkapi dengan langkah penanamannya, sehingga Anda hanya perlu membaca dan mengikutinya.

Jadi, bagaimana? Apa Anda tertarik untuk menanam bunga import? Tenang saja harganya sangat terjangkau dan pastinya Anda tidak perlu khawatir lagi sekarang untuk memiliki benih bunga import kali ini karena kelengkapan isi paketnya.
Share:

Cara Menanam Tanaman Hias

Menanam atau lebih identik di sebut dengan berkebun kini merupakan hobi yang sangat tepat dalam mengisi waktu luang yang Anda miliki di sela-sela kesibukan Anda. Dapat dianggap sebagai hobi yang tepat karena dapat menciptakan keindahan dan kesejukan bagi setiap orang.

Akan lebih indah dipandang jika Anda menghiasi pekarangan rumah Anda dengan tanaman pot atau biasa juga dikenal sebagai tanaman hias. Lebih terasa efisien jika menanam di pot, terutama untuk Anda yang tergolong dalam lingkungan perkotaan. Apa sebab, karena di lingkungan perkotaan sudah sangat sulit menemukan lahan kosong sebagai objek berkebun.


Bukan hanya mengisi waktu luang Anda, menanam tanaman hias pun dapat mempercantik pekarangan rumah Anda. Bisa Anda bayangkan jika pekarangan Anda dipercantik oleh bunga-bunga atau tanaman hias yang terpampang jelas bagi mata yang melihatnya, pasti akan ada yang bergumam memuji pemilik pekarangan yang cantik tersebut karena telah membantu menyegarkan mata mereka.

Adapun beberapa jenis tanaman hias (bunga) yang ditanam dalam pot diantaranya adalah bougenvile, bunga matahari, bunga mawar, bunga melati, bunga matahari, dan masih banyak lagi jenis bunga lainnya yang mengandung estetika dalam pandangan mata tiap orang.

Untuk persiapan awal dalam menanam harus sangat diperhatikan karena memiliki pengaruh besar. Sebagai penanam yang baik, Anda sebaiknya mengikuti langkah-langkah berikut dalam menanam tanaman hias.


Pertama : Anda harus menyiapkan media untuk menanam yaitu tanah, pot, pasir atau krikil, pupuk kandang serta arang sekam.

Kedua : Masukkan tanah ke dalam pot mulai dari dasar pot dan campurkan beberapa pasir atau kerikil, Anda juga dapat menggunakan pecahan batu bata untuk campurannya. Hal ini sangat berfungsi dalam pengikatan air saat nantinya Anda akan melakukan penyiraman pada tanaman.

Ketiga : Jika campuran telah dimasukan kedalam pot, mulailah menanam jenis tanaman yang telah Anda siapkan sebelumnya. Tapi Anda harus memperhatikan jenis tanaman yang akan Anda tanam, sebab setiap tanaman belum tentu memiliki cara penanaman yang sama. Biasanya komposisi umum yang digunakan dalam penanaman adalah mencampur tanah dengan pasir, serta juga pupuk kandang matang melalui perbandingan yang sudah ditentukan.

Catatan : Pertumbuhan bunga sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya.

Nah, untuk Anda yang ingin menanam bunga di dalam pot sebaiknya perhatikan jenis tanaman atau bunga yang akan Anda tanam. Jika Anda memilih tanaman yang dapat bertahan pada lahan kering, campuran yang sesuai untuk penanamannya yaitu separuh pupuk kandang atau bisa juga pupuk kompas, dan separuh pasir halus, tidak perlu mencampurkan tanah. Hal ini dapat menjaga kekeringan yang berguna untuk media tanam.


Sedangkan, untuk Anda yang hendak menanam bunga yang menyukai lahan lembab, maka akan di temui perbandingan komposisi dalam media tanamnya yaitu separuh pupuk kandang yang telah dicampurkan dengan tanah, tidak perlu mencampurkan pasir.

Setelah persiapan awal di atas semuanya selesai, kini Anda harus memperhatikan juga sistem pengepotan yang tepat, antara lain sebagai berikut:

Pilihlah pot yang berbahan dasar tanah liat atau tembikar. Hal ini bertujuan untuk menjaga aliran oksigen yang diperlukan oleh akar yang diserap melalui pori-pori pot. Lebih dianjurkan menggunakan pot berbahan dasar tanah liat atau tembikar daripada pot yang berbahan plastik ataupun logam.


Tempatkan pot tanaman hias pada area akses cahaya matahari langsung yang menjadi kebutuhan pokok untuk tanaman. Penempatan pot harus diperhatikan karena jika tidak dalam area akses cahaya matahari, tanaman tidak akan tumbuh dengan baik.

Itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam menanam tanaman hias di dalan pot. Semoga bermanfaat untuk Anda.
Share:

Sunday, January 29, 2017

Jual Umbi Bunga Gladiol

Gladiol atau pemilik nama latin 'gladius' merupakan jenis tanaman semusim melalui perkembangbiakan secara generatif yaitu dengan benih atau biji, dan juga bisa melalui perkembangbiakan secara vegetatif dengan umbi, kultur, maupun jaringan. Tanaman yang satu ini sedang populer di kalangan para petani dengan populasi incaran yang mendunia.

Sumber pemikatnya berada pada warna bunga yang dihasilkan. Umbi bunga gladiol dapat menghasilkan warna yang unik dan menarik, selain itu kesegaran yang dimilikinya dapat bertahan cukup lama. Hal inilah yang menyebabkan kepopulerannya yang sudah mendunia.

Bunga Gladiol
Bentuk dari umbi bunga gladiol seperti bawang tapi lebih gepeng sedikit, sebab itu umbi bunga gladiol sering dijuluki sebagai anak subang dengan tipe corms. Sedangkan untuk bentuk daunnya berupa pedang gladius istilahnya.

Cara perkembangbiakan yang sering digunakan oleh petani adalah secara vegetatif melalui umbi, paling sering digunakan karena lebih cepat hasilnya, ketimbang menggunakan cara perkembangbiakan melalui biji sebab membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat merasakan hasilnya.

Umbi Bunga Gladiol
Gladiol termasuk dalam kategori tanaman yang dapat menguntungkan karena perkembangbiakannya sangatlah mudah dan tidak memakan waktu yang lama. Menanam umbi gladiol dapat memperoleh tingkat keberhasilan sampai 90%, namun tetap saja untik mendapatkan hasil yang baik harus diperhatikan kondisi idealnya. 

Inilah beberapa hal yang menunjang keberhasilan panen dari umbi gladiol :

  • Iklim yang sejuk pada dataran sedang hingga tinggi, harus diantara 500 – 1500 mdpl.
  • Kondisi suhu rata-ratanya harus 10-27 °C, tapi terkadang umbi gladiol bisa menyesuaikan diri ketika suhu lebih, asalkan tetap terjaga kelembabannya.
  • Perhitungan curah hujan harus 2000 – 2500 mm/thn
  • Umbi gladiol menyukai sinar matahari, sebaiknya jangan sampai sering kehujanan.
  • Untuk budidayanya di Indonesia dapat dilakukan penanaman setiap tahun. Bandung, Cianjur, Sukabumi, Semarang, dan Kota Malang sudah di jadikan sentra pembudidayaannya.
  • Dalam penanaman gladiol, pemilihan umbi yang benar adalah berdiameter 2.5 - 3 cm dengan tekstur yang padat. Untuk pembelian umbi bunga gladiolnya dapat mengunjungi link ini.
  • Jika memilih umbi yang berdiameter kecil yaitu di bawah 2 cm, memang tetap dapat tumbuh tetapi belum bisa berbunga alias harus melakukan penanaman 2 kali agar memperbesar umbinya terlebih dahulu.
  • Sebelum melakukan penanaman, harus menyiapkan wadah serta media tanamnya terlebih dahulu. Untuk penanaman di dalam pot, sangat disarankan menggunakan pot yang memiliki tinggi sekitar 30 cm. Jangan lupa memberi kerikil atau pecahan bata pada lapisan dasarnya, hal ini bertujuan agar umbi yang ditanam tidak terendam dan malah menjadi busuk. 
  • Untuk media tanamnya bisa digunakan campuran tanah, sekam, pupuk kompos, juga dapat ditambah sedikit pasir. Jangan sampai menggunakan pupuk kompos (organik) yang masih dalam keadaan basah.
  • Sebagai penanam yang baik, hal-hal di atas memang harus diperhatikan karena jika tidak diperhatikan, kemungkinan hasil panennya akan menurun. Jangan sampai lupa memperhatikan kelembabannya. Karena tanaman ini memiliki karakter tersendiri dalam pengembangbiakannya.
  • Buat yang ingin menanam tanaman ini sangat disarankan pengertiannya, sebab jika salah dalam perawatannya akan berakibat fatal nantinya. Umbi bunga gladiol dapat mempertahankan kesegarannya selama 5 hari, tapi jika melakukan perawatan yang baik kemungkinan terbesarnya hasilnya akan bertahan sampai 10 hari. Selama itu bunga yang dihasilkannya dapat bermekaran setiap saat dalam kurun waktu sesuai perawatannya.

Intinya tergantung pada perawatannya. Untuk seorang yang memiliki hobi berkebun, disarankan untuk mencoba menanam tanaman ini.
Share:

Cara Membuat NFT Dari Paralon

Apa ada disini yang pernah mendengar NFT? Pastinya diantara kita masih merasa asing dengan hal yang satu ini,  tapi mungkin bagi orang yang hobi menanam pastinya merasa tak asing dong?

NFT atau Nutrient Film Technique merupakan salah satu cara dalam menanam hidronik yang menggunakan air sebagai media pengganti tanah dimana akar tumbuhannya berada cukup dangkal di nutrisinya. Sehingga tumbuhan mendapatkan oksigen dengan baik tapi tidak lupa juga mendapatkan air serta nutrisi secara maksimal agar tumbuhan dapat bertumbuh dengan sempurna.

Inspirasi Gambar Model NFT Dari Paralon









Mungkin Anda tertarik untuk melakukannya dirumah. Jika Anda benar-benar tertarik dengan cara ini Anda tentunya perlu memperhatikan air yang Anda gunakan sebagai media tanam harus mengalir dengan sempurna begitu juga nutrisinya yang seimbang. Untuk caranya yuk simak sebagai berikut.

Tutorial Membuat NFT Dari Paralon


1. Cara menanam hidroponik dengan cara NFT pertama. 
Alat serta bahan yang diperlukan adalah. Talang air yang memiliki panjang 1m sejumlah 6 buah, styrofoam berukuran 1m sejumlah 6 buah yang akan dijadikan sebagai penutup dari talang air, dan pipa air sebagai benda aliran air.

Pertama-tama yang harus Anda perbuat ialah membuat lubang di Styrofoam yang akan dijadikan tempat tanam sejumlah 5 buah, dengan masing-masing ukuran lubangnya berdiameter 6cm. Pasang styrofoam ke talang air serta pasang pipa di ujung keduanya sebagai tempat untuk aliran air.

Anda dapat menyusunnya secara vertikal dengan rak yang mungkin sudah Anda buat sendiri atau juga Anda dapat membuatnya. Cara menanam tumbuhannya juga mudah, Anda hanya tinggal menaruh bibit tanaman lalu memberikan berupa rockwoll sebagai media tanam.

2. Cara menanam hidroponik dengan cara NFT kedua. 
Alat serta bahan yang diperlukan. Bor listrik yang mata bornya hidroponik, gergaji besi, paralon dengan diameter setidaknya 3 inchi sejumlah 2 buah, tang,  paralon dengan ukuran diameter 0.5 inchi sejumlah 7 buah,  tutup paralon sejumlah 8 buah dengan ukuran setidaknya 3 inchi, pompa akuarium, selang,  gelas plastik dengan bagian bawahnya telah dilubangi, sekam bakar, paralon dengan bentuk L,  dan sambungan paralonnya mempunyai drat, ember, dan lem paralon, dan terakhir fiber.

  1. Potonglah paralon hingga menjadi 3" dan menjadi 4 bagian lalu beri lubang menggunakan bor listrik. Tetapi sebaiknya Anda mengukurnya sesuai keingan Anda terlebih dahulu.
  2. Buat lubang di penutup paralon, pastikan agar lubangnya sesuai dengan drat untuk sambungan paralon. 
  3. Buat instalasi, caranya Anda menyusun paralon dengan cara vertikal lalu pasang juga pipa air di ujung paralon. Dilain hal Anda juga dapat memberikan sedikit kreativitas Anda yang dapat di sesuaikan dengan Instalasi. Selanjutnya pasang drat. 
  4. Lalu, pompa air selanjutnya dimasukkan di dalam ember yang sudah terdapat air nutrisi. Sambungkan pompa air dengan selang supaya air dapat mengalir menuju ke bagian atas. 
  5. Dan setelahnya Anda dapat memasukkan hasil pekerjaan media tanam yang telah Anda buat ke gelas plastik yang sudah diberi lubang sembari meletakkan bibit tumbuhan. Lalu Anda dapat memasukkan gelas tersebut ke paralon. Selesai.

Video Cara Membuat NFT Dari Paralon

Itulah cara membuat NFT dari paralon. Sebagai media tanam tanpa menggunakan tanah melainkan air. Bagaimana? Anda tertarik untuk mencobanya? Setelah membaca artikel ini apa Anda tergerak berkeinginan melakukannya? Tentunya cara ini bermanfaat bagi Anda yang suka dalam hal berkebun, tidak ada salahnya untuk mencoba hal positif. Selamat mencoba.
Share:

Saturday, January 28, 2017

9 Macam Tanaman Hias Dalam Rumah Paling Populer

Tanaman hias memiliki bermacam-macam jenis tergantung dengan penempatannya, ada yang digunakan untuk penghias luar ruangan (outdoor), dan ada juga yang digunakan untuk penghias dalam ruangan (indoor). Beberapa tanaman hias yang digunakan sebagai hiasan indoor ini umumnya memiliki kegunaan lain selain penambah nilai estetika, seperti misalnya menyerap udara kotor/polusi, membersihkan dan menyejukkan udara, sekaligus membuat pemiliknya menjadi lebih segar dan sehat.

Berikut ini akan kami jabarkan mengenai jenis-jenis tanaman hias yang umum dijumpai sebagai hiasan dalam rumah.

1. Lidah Buaya
Tanaman herbal yang satu ini merupakan penghias dalam ruangan yang bagus, cukup dimasukkan ke dalam pot dan diletakkan pada sudut ruangan. Selain itu, tanaman ini juga memiliki banyak sekali manfaat seperti pembersih kulit muka, penyubur rambut, bahan baku kosmetik, obat-obatan herbal alami, dan lain sebagainya.

2. Sirih Gading
Tanaman ini dapat berfungsi sebagai penyerap zat-zat beracun serta memberikan udara segar dalam ruangan. Sirih gading juga mudah untuk ditanam karena dapat tumbuh hanya dengan menggunakan media air putih.

3. Palem

Palem hias yang digunakan sebagai hiasan indoor umumnya berukuran kecil dan diletakkan dalam sebuah pot. Tanaman ini sering sekali kita jumpai di dalam rumah atau perkantoran karena memberikan nuansa sejuk dan enak dipandang. Ada bermacam-macam jenis palem hias di Indonesia, seperti palem kuning, palem kol, palem phoenix, dan lain-lain.


4. Anthurium

Daya tarik utama tanaman ini adalah bentuk daunnya yang indah, unik, dan bervariasi. Tidak aneh jika tanaman ini memiliki kesan mewah dan eksklusif karena jaman dahulu tanaman ini sering dijadian hiasan taman kerajaan-kerajaan di Jawa. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak ruang untuk penyimpanannya, sehingga cocok untuk dijadikan hiasan pada meja sudut ruang tamu ataupun jendela.

5. Karet Kebo

Karet kebo merupakan tanaman yang banyak tumbuh di daerah India, Sri Lanka, dan Asia tenggara termasuk Indonesia. Dengan daun yang tebal, lebar, serta kaku, tanaman ini kuat terhadap udara dalam ruangan tanpa terkena sinar matahari langsung sehingga cocok untuk dijadikan hiasan dalam ruangan.

6. Lidah Mertua

Meskipun namanya terdengar aneh, tanaman yang satu ini sering dijumpai di dalam ruangan karena fungsinya sebagai penyerap racun dalam udara. Lidah mertua juga disebut-sebut dapat menyerap radiasi yang dihasilkan layar TV atau monitor. Tanaman ini hanya membutuhkan sedikit air dan sinar matahari untuk tumbuh subur, dan dapat hidup pada suhu panas maupun dingin sehingga tahan untuk disimpan dalam ruangan yang memiliki AC/pendingin ruangan maupun tidak.

7. Lili Paris

Tanaman ini berasal dari Afrika Selatan dan memiliki ciri-ciri daun berwarna terang berpadu dengan warna hijau muda pada bagian pinggirnya. Lili paris dapat tumbuh hingga 60cm, sehingga cocok untuk diletakkan dalam pot kemudian dijadikan tanaman hias gantung dalam ruangan.

8. Sri Rejeki

Dikenal juga dengan nama aglaonema atau Chinese evergreen, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dalam intensitas sinar matahari yang rendah dan kelembaban yang tinggi, menjadikan tanaman ini salah satu tanaman ideal untuk dijadikan tanaman hias di dalam ruangan. Dengan ragam daun yang bervariasi dan menarik, tanaman Sri Rejeki akan meningkatkan keindahan tempatnya berada.

9. Philodendron

Tanaman ini digemari karena memiliki daya tahan yang tinggi, ia mampu bertahan meskipun dengan cahaya yang minim dan dalam ruangan ber AC. Philodendron justru kurang menyukai sinar matahari, oleh karena itu perlu berhati-hati dalam meletakkan tanaman ini agak tidak terkena sinar matahari langsung. Ada banyak sekali jenis philodendron, namun umumnya mereka memiliki daun yang lebar berwarna hijau dan bentuknya bermacam-macam tergantung jenisnya.
Share: